Skip to main content
OPMADRASAH

Pedoman Kurikulum RA KMA Nomor 792 Tahun 2018

Pedoman Kurikulum RA KMA Nomor 792 Tahun 2018 - Kurikulum Raudhatul Athfal ini disusun berdasarkan nilai Islami dan ditunjang pertimbangan yuridis, teoritis, filosofis, sosiologis dan pedagogis. Kurikulum adalah inti pokok pendidikan yang harus disusun dan dikembangkan secara berkelanjutan dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Dokumen kurikulum ini merupakan dokumen hidup yang memungkinkan untuk dikembangkan dan disempurnakan.

Kurikulum di Raudhatul Athfal mempunyai karakteristik tersendiri dengan fokus pada aspek perkembangan anak, transformasi, dan internalisasi nilai-nilai spiritual keislaman, yang urgensinya pada pembentukan karakter perkembangan anak. Raudhatul Athfal sebagai lembaga pendidikan yang mengembangkan embrio pendidikan moral generasi muda dan pengenalan nilai Islami pada anak sejak usia dini.

Implementasi Kurikulum Raudhatul Athfal menuntut kesiapan semua pihak agar dalam mengelola pembelajaran dapat lebih adaptif, efektif dan efisien dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bersifat holistik integratif.

Kepala, pendidik dan pengawas Raudhatul Athfal merupakan garda terdepan penentu kemajuan pendidikan pada tingkat RA, oleh karena itu peranannya dalam implementasi kurikulum menjadi sangat penting. Sehingga pengetahuan dan keterampilan mereka harus selalu ditingkatkan.

  1. Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 792 Tahun 2018 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Raudhatul Athfal
  2. SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 2761 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Raudhatul Athfal;
  3. SK Dirjen Pendidikan Islam Nomor 2762 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perencanaan Pembelajaran di Raudhatul Athfal
  4. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2763 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Raudhatul Athfal
  5. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2764 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Bahan Ajar di Raudhatul Athfal
  6. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2765 tentang Petunjuk Teknis Strategi Pembelajaran di Raudhatul Athfal
  7. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2766 tentang Petunjuk Teknis Penilaian Perkembangan Anak di Raudhatul Athfal
  8. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2767 tentang Petunjuk Teknis Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Raudhatul Athfal
  9. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2768 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Raudhatul Athfal
  10. SK Dirjen Pendidikan Islam No 2769 tentang Petunjuk Teknis Pemberdayaan Orang Tua di Raudhatul Athfal

KMA dan Petunjuk Teknis ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam melakukan proses penilaian pembelajaran siswa di Raudhatul Athfal.

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional).

Undang-Undang Sisdiknas menegaskan, kurikulum dikembangkan dengan prinsip keragaman (diversifikasz) agar memungkinkan penyesuaian program pendidikan pada satuan pendidikan dengan kondisi dan kekhasan potensi yang ada di daerah dan kekhasan yang dikehendaki pada peserta didik.

Raudhatul Athfal adalah bagian dari layan an Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk usia 4 sampai dengan 6 tahun. Raudhatul Athfal yang selanjutnya disingkat RA adalah satuan Pendidikan Anak Usia Dini formal di bawah pembinaan Kementerian Agama Republik Indonesia. RA dalam penyelenggaraannya dapat berupa Raudhatul Athfal (RA), Bustanul Athfal (BA), dan Tarbiyatul Athfal (TA). Penamaan tersebut disesuaikan dengan karakteristik nomenklatur lembaga pendidikan usia dini dari setiap organisasi keagamaan penyelenggara pendidikan usia dini.

RA sebagai satuan Pendidikan Anak Usia Dini berbasis Islam di bawah pembinaan Kementerian Agama harus memiliki perbedaan dengan pendidikan anak usia dini secara umum. RA menitikberatkan pada aspek perkembangan anak, transformasi, dan internalisasi nilai-nilai spiritual keislaman. Standar mutu RA terletak pada nilai-nilai keagamaan yang melekat pada seluruh komponen. RA, antara lain pada pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, maupun lingkungan yang kondusif. Memperhatikan urgensi keberadaan RA pada pembentukan karakter perkembangan anak, maka satuan pendidikan RA perlu berkembang dengan baik.

Untuk itu, RA tidak hanya sebagai lembaga pendidikan usia dini, tapi juga sebagai embrio pendidikan moral generasi muda dan pengenalan nilai Islami pada anak sejak usia dini.Memperhatikan nilai strategis RA dalam perjuangan pendidikan anak bangsa, maka perlu disusun pedoman implementasi Kurikulum RA yang menggambarkan kekhasan, keunikan, dan keragaman sebagai satuan pendidikan keagamaan Islam.

Tujuan Pedoman Implementasi Kurikulum RA yaitu menjadi rujukan -pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di RA yang menitikberatkan pada pelayanan berkembangnya potensi anak sesuai fitrah dan selaras dengan nilai-nilai Islami agar memiliki kesiapan untuk menempuh pendidikan selanjutnya.

Secara konseptual kurikulum Raudhatul Athfal mencakup beberapa ketentuan yang diperlukan dalam pengelolaan pembelajaran anak di Raudhatul Athfal. Ketentuan itu meliputi:

  1. standar pencapaian perkembangan di RA;
  2. isi pembelajaran di RA;
  3. proses pembelajaran; dan
  4. penilaian perkembangan anak RA

Download KMA Nomor 792 Tahun 2018

Silahkan download filenya pada link berikut ini:

Download

Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) STPPA merupakan kriteria minimal tentang kemampuan yang dicapai anak pada seluruh aspek perkembangan dan pertumbuhan yang memiliki ciri khas keislaman serta mencakup aspek nilai agama dan moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, serta seni.